Tampilkan postingan dengan label Profil Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profil Tokoh. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Mei 2018

,

                                       Source : google.com
                              
Oke teman-teman disini saya akan menyampaikan profile tokoh yaitu Najwa Shihab yang dikenal cerdas dan lugas dalam membawakan program talkshow berjudul Mata Najwa di stasiun televisi Metro TV.

           Ã˜ Data Diri
  •       Nama lengkap            : Najwa Shihab
  •       Profesi                         : Jurnalis
  •       Tempat / Tgl Lahir       : Makassar, 16 September 1977

Ø  Karya / Prestasi           : 
  •      Presenter Pemilukada Terbaik oleh Badan Pengawas Pemilu (2015)
  •      Presenter Talkshow Berita & Informasi Terfavorit, Panasonic Gobel Awards (2015)
  •      Insan Pertelevisian Terbaik dalam ajang Panasonic Gobel Awards (2016)
  •      The Influential Woman of The Year dari Elle Magazine (2016)
  •      Duta Baca Indonesia (2016-2020)
Ø  Keluarga
  •    Orang Tua      : Quraish Shihab dan Fatmawati Assegaf
  •    Suami             : Ibrahim Sjarief Assegaf
  •    Anak               : Izzat Assegaf dan Namiya
Ø  Pendidikan
  • S1, Fakultas Hukum, Universitas Indonesia
Ø  Karier
  •     Wartawan di Metro TV, 2000-2017
  •     Pembawa Acara Mata Najwa, 2009-2017
  •     Wakil Pemred Metro TV, -2017
Ø  Karya Tulisan
  •      Catatan Najwa, Najwa Shihab, 2016

Wanita kelahiran Makassar, 16 September 1977 Sapaan akrabnya Mbak Nana ini adalah anak dari Qurais Shihab dan Fatmawati Assegaf. Ayahnya ahli tafsir yang menjadi menteri Agama era Presiden Soeharto. Sedangkan pamannya, Alwi Shihab menteri luar negeri pada kabinet Gus Dur. Najwa Shihab besar dalam lingkungan pengetahuan keagamaan yang kuat. Mbak Nana memilih menikah muda di usia 20 tahun. Ia menikah dengan pria bernama Ibrahim Sjarief Assegaf, seniornya di Fakultas Hukum Indonesia. Ibrahim merupakan pria asal Solo, Jawa Tengah, yang masih keturunan Arab. Nana dan Ibrahim kemudian memiliki putra yang bernama Izzat Ibrahim lahir tahun 2001. Dan Anak kedua mereka lahir di tahun 2012 berjenis kelamin perempuan yang diberi nama Namiya. Sayangnya, Namiya lahir dalam kondisi prematur. Namiya meninggal dunia hanya empat jam setelah dilahirkan.
Pada Agustus 2000, Mbak Nana menjadi reporter Metro TV. Di sini ia digembleng dan mengeluarkan kemampuannya sebagai wartawan TV.  Mulai dari reporter, anchor, hingga host program. Kabarnya Nama Najwa Shihab semakin dikenal saat ia meliput langsung bencana besar Tsunami yang meluluh lantakan Aceh tahun 2004.
Selang setahun, Mbak Nana pun mendapat penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan PWI Jakarta Raya (PWI Jaya) atas seluruh laporannya tentang Tsunami Aceh. Pada tahun yang sama pula, Najwa Shihab terpilih sebagai wartawan terbaik Metro TV dan masuk dalam jajaran nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards 2004.
                                                                   Source : Mata Najwa
Dalam perjalanannya, Mata Najwa menjadi salah satu program unggulan Metro TV yang memperlihatkan kekritisan dan kecerdasan Mbak Nana kala berbincang dengan tokoh-tokoh terkemuka. Pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan sangat tajam dan jelas hingga persoalan menjadi terang benderang.Banyak tokoh papan atas yang pernah diwawancarainya, di antaranya B.J. Habibie, Megawati Soekarnoputri, Joko Widodo, Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla, Susi Pudjiastuti (Menteri Kelautan dan Perikanan), Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan), Lukman Hakim Safuddin (Menteri Agama), Basuki Tjahaja Purnama (Mantan Gubernur DKI Jakarta) dan masih banyak lagi.
Kecerdasan Najwa dalam menjalani profesinya telah membawa pulang sejumlah penghargaan, di antaranya :     
  1. Jurnalis Terbaik Metro TV (2006)
  2. Australian Alumni Award for Journalism and Media (2009) 
  3. Highly Commended for the Best Current Affairs Presenter di Asian Television         Award (2007 dan 2009)
  4. National Award for Journalistic Contribution to Democracy (2010)
  5. Young Global Leader oleh The World Economic Forum (2011)
  6. Best Current Affairs Presenter dalam acara Mata Najwa di Metro TV oleh Asian Television Awards (2011)
  7. Most Progressive Figure oleh Forbes Magazine (2015)

            Jadi teman-teman, memang langkah panjang perjalanan Najwa Shihab di dunia jurnalistik telah memberikan sudut pandang berbeda saat mengulas berbagai persoalan yang terjadi di negeri ini. Sejatinya saya yang selalu melihat Mbak Nana di stasiun TV selalu kagum dengan kepribadiannya yang benar-benar bijaksana dalam bertindak, baik dalam berkomunikasi menjadi host dan reporter.


(Salma Putri Hadiyani)



,
                                                                                                                               Source : google.com


  • Data diri
  1. Nama : Yudi Handoyo
  2. Tempat, tanggal lahir : Palembang 1 April 1988
  3. Agama : Islam

Siapa si yang ngga kenal dengan Yudi Handoyo? Iya, dia adalah seorang jurnalis dari Tv One. Beliau adalah Presenter dan Reporter terbaik di TV One. Namanya sudah terkenal luas di stasiun Televisi lainnya. Tak disangka-sangka wajah yang terlihat jutek ini ternyata dia orang yang sangat humoris.

Yudi Handoyo lahir di Palembang, 1 April 1988. Beliau memulai kariernya waktu dia bersekolah di SMA Negeri 2 Palembang pada tahun 2003. Waktu itu beliau mendapatkan banyak pengalaman saat dia masih SMA, yang pertama dia menjadi ketua umum kelompok Ilmiah Remaja lalu yang ke dua beliau menjadi pimpinan umum Majalah Sekolah, yang ke tiga beliau menjuarai di beberapa kali perlombaan nasyid, mading, dan aktifis juga di Masjid Sekolah.
Perjuangannya tidak sampai disitu saja, beliau melanjutkan di perguruan tinggi di Institut Teknologi Nasional, dia mengambil Jurusan Desain Komunikasi Visual pada tahun 2006. Dan beliau juga mengikuti beberapa kali pelatihan seperti Presenter, Reporter, Announcer dan Jurnalis. Beliau juga pernah beberapa kali mengikuti perlombaan News Presenter. Lalu beliau juga mencoba kariernya di Radio Amatir Kampus pada tahun 2007, lalu siaran di Radio Pro, di 107,5 PRFM News Channel 2010 dan akhirnya beliau di terima di Bandung Tv tahun 2011. Disaat beliau Lulus kuliah tahun 2012 beliau diterima di Tv One (sampai sekarang) sebagai Reporter. Lalu ditahun 2015 beliau mengikuti pencarian bakat internal menjadi seorang presenter, cukup banyak orang yang ingin mengikutinya tapi tak disangka-sangka ternyata beliau diterima sebagai seorang Presenter sekaligus Reporter di Tv One sampai saat ini. Perjalanan sebagai seorang jurnalis tidaklah mudah, sama hal nya perjalanan seorang Yudi Handoyo untuk mencapai cita-citanya. Banyak sekali suka dan dukanya saat beliau ingin mengejar mimpinya itu. Dia harus berlomba dengan banyak orang untuk mencapai cita-citanya dari kecil itu. Dan semua perjuangan tidak sia-sia karena sampai saat ini beliau telah mencapai semua cita-citanya. Ada sebuah kutipan dari Yudi Handoyo "Kadang kuasa tuhan itu diluar logika, jika kita percaya kita bisa, itu akan menjadi nyata asal ada usaha dan terus bersyukur dengan apa yang kita punya" itulah kutipan beliau disaat beliau sedang terjatuh dan bisa untuk bangkit lagi.

  • Riwayat pendidikan
  1. SD Negeri 110 Palembang
  2. SLTP Negeri 13 Palembang
  3. SMA Negeri 2 Palembang
  4. Institut Teknologi Nasional (Fakultas Seni Rupa dan Desain jurusan Desain Komunikasi Visual)
  • Prestasi
  1. Peserta terbaik kompetisi internal News Presenter KPM UNPAD di Hotel Horizon Bandung bersama Prabu Revolusi Metro TV dan Charles Bonar Sirait tahun 2010.
  2. Finalis 7 besar lomba News Presenter KPM UNPAD Bandung tahun 2010.
  3. Peserta pelatihan terbaik News Presenter DJ Arie Bandung bersama Inne Sudjono tahun 2010.
  4. Juara ke-2 lomba Presenter Maharani Enterprise di Balubur Town Square tahun 2011.
  5. Peserta terbaik pelatihan News Presenter Addz bersama Adrian Zakhari Trans Tv dan Andromeda Merkuri Tv One tahun 2011.


                                                                                                                                               (Vira Aulia)



Aku tidak melatih mahasiswaku menulis lamaran pekerjaan, tapi akan ku latih mereka menulis menciptakan suatu karya untuk membuka lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri. -Mickey Oxcygentri